Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2014

Biografi Sayuti Melik

Gambar
Mohamad Ibnu Sayuti atau yang lebih dikenal sebagai Sayuti Melik (lahir di Sleman,Yogyakarta, 22 November1908 – meninggal di Jakarta27 Februari1989pada umur 80 tahun), dicatat dalam sejarah Indonesia sebagai pengetik naskah proklamasi kemerdekaanRepublik Indonesia. Dia adalah suami dari Soerastri Karma Trimurti, seorang wartawati dan aktifis perempuan di jaman pergerakan dan jaman setelah kemerdekaan.

Dilahirkan pada tanggal 22 November 1908, anak dari Abdul Mu'in alias Partoprawito,bekel jajar atau kepala desa di SlemanYogyakarta. Sedang ibunya bernama Sumilah. Pendidikan dimulai dari Sekolah Ongko Loro (Setingkat SD) di desa Srowolan, sampai kelas IV dan diteruskan sampai mendapat Ijazah di Yogyakarta. Nasionalisme sudah sejak kecil ditanamkan oleh ayahnya kepada Sayuti kecil. Ketika itu ayahnya menentang kebijaksanaan pemerintah Belanda yang menggunakan sawahnya untuk ditanami tembakau. Ketika belajar di sekolah guru di Solo, 1920, ia belajar nasionalisme dari guru sejarahnya …

Kata-Kata Galau

Gambar
Aku bukan IDP yang dicuekin kamu, mau. Dibohongin juga, mau. Dan bisa kamu hipnotis semaunya. Aku bukan Kristina yang rela jatuh bangun terus cuma demi kamu. Aku bukan keypad yang bisa begitu aja kamu singkirkan pas udah asyik sama touch screen. Aku ingin kembali ke masa dimana selalu ada permen dan balon di sampingku. Dimana aku belum mengenal cinta serta kepedihannya. setiap aku paksakan bibir ini tersenyum, hatiku semakin perih dan sakit. Aku senyum bukan berarti hatiku ga nangis lho.. :’( Kamu senang, aku pun senang. Kamu sedih, aku ikut sedih. Tapi. Beda lg ya ceritanya kl kamu sedih pas putus sama dia. Engkau dan aku tercipta untuk jadi satu. Engkau dan aku, ku kan selalu jadi milikamuu~ Sesungguhnya aku sangat membutuhkan kamu. Seandainya kamu mengerti, seandainya. Aku takut kamu pergi kamu hilang kamu sakit, aku ingin kau disini disampingku selamanya~ Selang waktu berganti aku tak tau kau dimana tapi aku mencoba untuk setia.. Dan aku masih tetap menunggu seperti apa akhir semua kisah pen…